Hujan yang Tertahan
Dari Buku Puisi “Kalender Tanpa Tahun” (dicetak tahun 2016)
___
Playlist:
Album KTT - Country:
https://www.youtube.com/playlist?list=PL6GN2juwzE17RsTt3Rrd9Z-bkKS4wa-oO
[Verse 1]
Yang kau janjikan padaku
Kupeluk, tapi juga kucemaskan
Seperti musim yang tak kunjung pergi
Kemarau panjang di dada yang letih
Ilalang kering bersuara lirih
Tentang harap yang mulai retak
Aku berdiri di antara laut dan awan
Menunggu tanda, tapi langit diam
[Pre-Chorus]
Aku belajar bernapas di tengah ragu
Menghitung detak, menahan waktu
Tak semua yang tertunda adalah hilang
Kadang hanya diuji untuk bertahan
[Chorus]
Ada hujan yang tertahan di langit
Dipenjara dahaga dan bencana
Aku takut, tapi masih percaya
Tak semua luka datang sia-sia
Jika malam mengajarkanku sabar
Dan sunyi menguatkan langkah
Biarlah hujan itu menunggu
Asal aku tak kehilangan makna
[Verse 2]
Kecemasan tumbuh seperti bayang
Mengikuti tiap langkah pulang
Aku tahu ketakutan ini manusia
Bagian dari jiwa yang ingin aman
Kupelajari diriku yang rapuh
Bukan untuk lari, tapi mengerti
Bahwa harapan bukan janji kosong
Ia tumbuh dari luka yang disadari
[Chorus]
Ada hujan yang tertahan di langit
Dipenjara dahaga dan bencana
Aku goyah, tapi masih bernyawa
Masih memilih untuk percaya
Jika badai menutup semua jalan
Dan doa terasa jauh di sana
Biarlah hujan itu menunggu
Asal aku tetap setia pada makna
[Bridge]
Mungkin hidup bukan tentang pasti
Tapi berani tetap melangkah
Di tengah cemas, aku memilih sadar
Bahwa aku hidup—dan itu cukup berharga
Tak semua jawaban harus datang
Tak semua luka harus reda
Kadang makna lahir perlahan
Saat kita bertahan, bukan menyerah
[Final Chorus (Outro)]
Ada hujan yang tertahan di langit
Dan aku berdamai dengan waktu
Jika esok ia jatuh sebagai berkah
Atau hanya mengajarkanku teguh
Aku mungkin lelah, tapi masih berjalan
Dengan harap yang sederhana
Selama aku tak kehilangan makna
Kemarau pun bukan akhir segalanya
Dari Buku Puisi “Kalender Tanpa Tahun” (dicetak tahun 2016)
___
Playlist:
Album KTT - Country:
https://www.youtube.com/playlist?list=PL6GN2juwzE17RsTt3Rrd9Z-bkKS4wa-oO
[Verse 1]
Yang kau janjikan padaku
Kupeluk, tapi juga kucemaskan
Seperti musim yang tak kunjung pergi
Kemarau panjang di dada yang letih
Ilalang kering bersuara lirih
Tentang harap yang mulai retak
Aku berdiri di antara laut dan awan
Menunggu tanda, tapi langit diam
[Pre-Chorus]
Aku belajar bernapas di tengah ragu
Menghitung detak, menahan waktu
Tak semua yang tertunda adalah hilang
Kadang hanya diuji untuk bertahan
[Chorus]
Ada hujan yang tertahan di langit
Dipenjara dahaga dan bencana
Aku takut, tapi masih percaya
Tak semua luka datang sia-sia
Jika malam mengajarkanku sabar
Dan sunyi menguatkan langkah
Biarlah hujan itu menunggu
Asal aku tak kehilangan makna
[Verse 2]
Kecemasan tumbuh seperti bayang
Mengikuti tiap langkah pulang
Aku tahu ketakutan ini manusia
Bagian dari jiwa yang ingin aman
Kupelajari diriku yang rapuh
Bukan untuk lari, tapi mengerti
Bahwa harapan bukan janji kosong
Ia tumbuh dari luka yang disadari
[Chorus]
Ada hujan yang tertahan di langit
Dipenjara dahaga dan bencana
Aku goyah, tapi masih bernyawa
Masih memilih untuk percaya
Jika badai menutup semua jalan
Dan doa terasa jauh di sana
Biarlah hujan itu menunggu
Asal aku tetap setia pada makna
[Bridge]
Mungkin hidup bukan tentang pasti
Tapi berani tetap melangkah
Di tengah cemas, aku memilih sadar
Bahwa aku hidup—dan itu cukup berharga
Tak semua jawaban harus datang
Tak semua luka harus reda
Kadang makna lahir perlahan
Saat kita bertahan, bukan menyerah
[Final Chorus (Outro)]
Ada hujan yang tertahan di langit
Dan aku berdamai dengan waktu
Jika esok ia jatuh sebagai berkah
Atau hanya mengajarkanku teguh
Aku mungkin lelah, tapi masih berjalan
Dengan harap yang sederhana
Selama aku tak kehilangan makna
Kemarau pun bukan akhir segalanya
- Category
- COUNTRY HITS
Commenting disabled.















